Membangun personal branding untuk money machine

Personal branding, sesuai dengan namanya, personal adalah diri kita sendiri dan branding adalah brand dari sebuah produk. Jadi personal branding adalah kita membuat diri kita menjadi brand. Kenapa harus membuat personal branding? ya tentu saja untuk membrandingkan diri kita sendiri.

Personal branding adalah cara untuk membuat authority pada diri kita sendiri dengan tujuan membuat kita di kenal banyak orang, banyak follower datang dan orang percaya pada kita. Apa untungnya membuat personal branding ini? Yaitu untuk menghasilkan money. yaps.. Uang lagi, uang lagi, lagi lagi uang…?

personal branding

Nah..
Era spaming sudah berakhir, kini saatnya mulai era personal branding. Maka sekarang juga anda harus membuatnya agar dapat bersaing dengan yang lain nya..?

Ada banyak keuntungan membuat personal branding. Misalnya adalah…

  1. Untuk berjualan jangka panjang
  2. Untuk menjadi mesin uang tanpa henti
  3. Untuk mendatangkan banyak calon pembeli
  4. Untuk mendatangkan banyak followers
  5. Untuk traffic source, sumber traffik toko online atau blog
  6. Untuk meningkatkan penjualan
  7. Untuk memudahkan menjual apapun
  8. Untuk mencetak omset milyaran tanpa iklan!
  9. Dan, masih segudang manfaat lainnya yang tak bisa di sebutkan satu persatu bro!

Itulah beberapa manfaat membangun personal branding. Pada intinya sesuai kan dengan kepentingan kita. Misalnya untuk jualan tentu saja untuk menghasilkan uang… Misal untuk nyalon DPR, nah tentu saja untuk mencari dukungan dari rakyat.. kira kira begitu lah ?

Dalam membangun personal branding hanya satu saja kuncinya! yaitu adalah . . .

KONTEN

Konten bisa berupa tulisan/artikel, video dan gambar!

Namun dimari tidak semua konten bisa membuat personal branding kita terbentuk. Nah, maka dari itu ada beberapa hal yang harus anda tentukan agar benar, personal brading terbentuk dan menghasilkan penjualan sesuai dengan harapan kita…?

1)  Anda harus menentukan produk yang akan anda jual…

Disini vital sekali, karena nantinya akan berhubungan dengan konten yang akan di bagikan pada followers/friends kita di media sosial..

Misal menjual produk alaat-alat spepart motor, mobil, sepeda dll. Nah tentu ketika anda sharing konten di akun sosial media harus nya relevan dengan produk tersebut. Kalau melenceng maka tidak akan tertarget!  Followers yang datang tidak relevan dengan produknya maka tidak akan menghasilkan penjualan.

Konten yang relevan misalnya adalah, seputar tips tips merawat motor, memperbaiki motor, penyebab motor rusak, jim, tips menservice kaburator, tips trick dll. Pokonya relevan dengan produk yang di jual tersebut.

Contoh kedua, misalnya menjual produk seperti alat alat masak atau alat alat dapur. Maka kontennya harus berhubungan dengan produk tersebut, entah itu resep makanan, cara membuat makanan atau masakan, tips tips merapikan dapur, trick membersihkan alat alat masak yang kotor membandel, dan lain sebagainya.

2) Anda harus rutin membagikan konten…

Uptodate adalah kunci untuk membangun interasi pada teman-teman kita di sosial media. Ini penting, tanpa interaksi orang tidak akan kenal kita, Kalau mengandalkan konten yang sudah di bagikan sebelumnya, tentu saja konten itu akan tenggelam kemudian akan basi apabila di baca berulang-ulang. Maka anda harus menyiapkan banyak konten yang bermanfaat, kemudian harus di bagikan secara berkala, terjadwal dan berterusan.

3) Ikut berinteraksi dengan teman / followers

Jangan sombong! Aktif dan ikut melakukan like dan koment pada teman teman kita di sosial media. Mereka akan like kalau kita juga like status mereka. Nah, itu penting. Karena kita ingin membangun kedekatan dengan mereka semua!

Apakah semuanya harus kita like? Tidak juga sih, yang kira-kira terjangkau saja. Maka anda bisa gunakan script untuk like otomatis semua yang ada di timeline facebook kita. Scriptnya bisa download dimari =>

4) Rutin Add Friends / follow

Nah, supaya banyak yang membaca sajian kita atau konten yang kita bagikan, maka jangan lupa untuk add friend mereka calon calon target kita. Kalau tidak, siapa nantik yang akan baca konten yang telah kita share? Untuk awal-awal mungkin harus melakukan ini, namun apabila sudah besar, maka mereka akan datang sendiri!

5) Follow / add hanya orang orang yang relevan

Nah, ini juga sangat vital sekali, pastikan penonton konten kita adalah orang-orang yang tertarget, relevan dan memiliki tertarik dengan produk yang kita jual!

Misal menjual produk alat alat bengkel atau spepart dll, maka bertemanlah dengan orang orang yang mungkin pedagang bengkel, orang yang suka variasi motor, rider, dan lain sebagainya..

Bagaimana menemukan orang orang yang tertarget dan relevan?
Gampang aja, gabunglah dengan grup grup facebook yang sesuai niche kita. Dan carilan fanpage yang relevan dengan produk yang akan kita jual. Cari likenya banyak atau fanpagenya yang di iklankan. Lalu add semua orang orang yang like status di fanpage itu! Anda bisa baca di ebook ini =>

Dimana kita bisa membangun personal branding?

Di media sosial, seperti facebook, fanpage, grup facebook, instagram, twitter, line!

Bangunlah personal branding pada sosial media yang terbuka sehingga dapat di akses semua orang tanpa harus kontakan terlebih dahulu dengan kita

Seperti di facebook, tanpa harus add, orang orang bisa melihat konten konten yang telah kita share sebelumnya. Dan jika mereka tertarik maka akan add atau follow kita! Dan mereka akan menjadi calon konsumen kita.

Setelah berhasil membangun personal branding, anda tidak akan kebingungan bagaimana menjual produk, bagaimana bersaing dengan kompetitior, bagiamana meningkatkan penjualan, bagaimana menghasilkan omset milyaran tanpa iklan dan lain sebagainya.

Karena pada intinya kunci dari bisnis itu adalah audience, dengan membuat personal branding seperti ini, kita sudah membangun audience sehingga nanti akan mempermudah dalam melakukan penjualan produk!

Selamat mencoba… ???

Subcribe Artikel Terbaru

Langganan artikel terbaru langsung di kirim ke Emailmu..

Terimakasih telah berlangganan

Ada sesuatu yang salah..

Leave a Reply